31 Januari 2017

Wisata Alam Kekinian The Lodge Maribaya Bandung




Masih di hari yang sama dari kunjungan saya ke Bandung. Setelah dari Floating Market Lembang kami menuju The Lodge Maribaya. Dari Floating Market kami naik angkot turun di pertigaan ke Arah Pasar Lembang. Turun dari angkot kami charter angkot lagi ke tempat wisata tersebut karena enggak tahu angkutan menuju ke sana. Kalau mau sewa angkot disarankan memang ramean...karena kami hanya bertiga jadi jatuhnya mahal deh.  Jalan menuju tempat wisata tersebut kecil apalagi kalau berpapasan dengan bus besar ditambah kendaraan bermotor, membuat laju kendaraan semakin pelan, aspalnya enggak mulus, alias berbatu. Ditambah di jalan juga bertemu dengan acara arak-arakan pengantin sunat, membuat kendaraan bukan saja melaju perlahan tapi malahan berhenti. Tapi lumayanlah dengan adanya arak-arakan tersebut dapat hiburan gratis. Walaupun sempat cemas dengan waktu tempuh ke sana, sejauh apa tempatnya kami juga enggak tahu karena kami bertiga belum pernah ke sana. Kalau kata supir angkotnya sih memang jauh dan macet. Sampai di sana jam satu lewat, dan berasa banget puanasnya pool.  Lebih enak kalau datang pagi kali ya selain ga panas, kendaraan juga belum banyak jadi untuk menghindarin macet juga. Untuk menuju pintu masuknya, kami harus naik angkot lagi. Ada angkot kuning yang menggangkut kami. Memangnya jauh ya?? Sebenarnya sih dekat tapi karena panas ya kami naik saja. Hehe…

Arak-arakan pengantin sunat

Aspalnya padahal enggak mulus loh...tapi bisa aja jalan pake kaki enggrang


Pemandangan Di the Lodge Maribaya, bikin mata seger


The Lodge Maribaya, tempat wisata ini menyajikan wisata outbond untuk keluarga,  Tiket masuknya Rp.25.000. Selain itu ada beberapa wahana yang bisa dinaiki sky tree dimana kita bisa photo di atas pohon yang sekarang lagi kekinian banget kaya tempat wisata Kalibiru di Jogja. Jika mau ngerasain sensasi main ayunan di atas lembah dengan pemandangan hutan yang hijau, bisa coba Sky Wing.  Ada juga Zip Bike kalau bersepeda di jalan udah terlalu mainstream, di wahana Zip Bike kita bisa bersepeda di udara. Tenang di semua wahana ada pengamannya dan didampingi petugas. Karena hari itu adalah hari terakhir libur sekolah jadi rame banget,panas pulak.



Selain tiket masuk untuk menikmati masing-masing wahana dikenakan biaya lagi


Buat yang bosen sepedaan di aspal,bisa coba Zip Bike, bersepeda di udara
Rame banget yang mau foto di sky tree


Nih..antrian Sky Wing...




Pinginnya sih bisa foto-foto kekinian di atas puun naik Sky Tree atau salah satu wahana tapi  karena hari itu adalah hari terakhir libur sekolah jadi ramai sekali dan harus antri di semua wahana.  Tidak satupun dari kami yang menaiki wahana karena malas mengantri, tenaga juga sudah terkuras sedari pagi sudah ke Floating Market ditambah perjalanan yang cukup lama bikin perut lapar lagi, maklum lah kami kan perempuan-perempuan "pemalu" alias pengen makan mulu..bentar-bentar laper. Kami sama sekali enggak kecewa hanya saja kami  lapar  sudah tidak penasaran lagi, rasa penasaran kami sudah terbayar dengan sejenak menikmati pemandangan The Lodge Maribaya yang bisa bikin mata seger. Yang mau ke The Lodge Maribaya, berikut alamatnya :

Jalan Maribaya No. 149/252, RT. 03 / RW. 15, 
Babakan Gentong, Cibodas, Lembang, Cibodas, Lembang, 
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391

26 Januari 2017

Ala-ala Jepang di Floating Market – Lembang Bandung



Awal minggu di tahun baru saya berencana menjelajah kota Bandung. Menyambung cuti tahun baru, saya berangkat di akhir pekan minggu pertama. Berangkat dari stasiun Gambir dengan perjalan selama tiga jam dengan Argo Parahyangan. Berhubung kami ciwi-ciwi dan sampai Bandung juga sudah hampir jam sepuluh malam, sengaja kami mencari hotel yang dekat stasiun Bandung. Kami menginap di Unik Hotel yang letaknya dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Hari pertama di Bandung kami berencana ke Floating Market-Lembang. Naik angkot sekali kearah Lembang, bilang saja sama abang angkotnya ke Floating Market. Nanti juga diturunin di jalan menuju pintu masuknya. Waktu kami sampai di tempat wisata tersebut, tempatnya baru buka dan parkiran masih sepi banget. Keuntungan datang ke tempat wisata pagi-pagi buta adalah bisa selfi sepuasnya, tanpa banyak orang berseliweran, hehe….Tiket masuknya hanya Rp.20.000. Floating Market menjajakan aneka makan, bagi yang suka kuliner bisa dicoba, pemandangannya disana juga indah dan juga ada wahana baru Kyotoku Floating Market dimana kita bisa menyewa kostum khas Jepang dan Korea.

“Maaf mba SPGnya belum datang” Kata salah satu penjaga tempat penyewaan kostumnya.
“Enggg…inggg..enggg” kita rajin banget ya dateng pagi-pagi disaat  SPGnya juga belum datang, kita sudah datang duluan. Hehehe…Oke sambil nunggu mba-mba SPGnya datang, kami foto-foto dulu.


Koleksi Hanbok bagi yang ingin ala Korea 


Kimononya juga lucu-lucu
Dibantu Mba-mba SPGnya untuk pakai Kimono

Saya binggung juga mau pakai kimono atau Hanbok ya…akhirnya pilih kimono aja dech. Lengkap dengan accesorisnya, jepit rambut tas kecil dan sandal bakiak. Udeh kaya Oshin deh pokoknya ( asal jangan Asin…) Biaya untuk sewa pakaian Rp.75.000 per 2 jam. Beruntung karena masih pagi jadi pilihannya masih banyak. Sambil bergaya pakai Kimono, kami jalan-jalan untuk mencari spot yang bagus untuk berfoto. Ribetnya pakai sandal bakiak plus pakai kaus kaki jadi licin gitu. Tapi rasanya kayak di Jepang beneran (sotoy!!! padahal belum pernah ke Jepang). Temen saya sampai tanya setelah saya upload foto di instagram. “Lo ke Jepang beneran Fit?”Hihi…. Spotnya memang agak mirip-mirip di Jepang sih, padahal mah di Lembang .


Bergaya pakai kimono lengkap dengan acessoriesnya




Hanbok ga kalah bagus ( payungnya pinjem punya yg diatas ya...heheh...)









Setelah puas berfoto dengan mengenakan Kimono dan Hanbok, sepertinya laper berat (Sebenernya sih masih belum bisa move on). Di Floating Market untuk bertransaksi membeli makanan dan minuman tidak dengan uang tapi dengan cara menukarkan koin yang tersedia ditempat penukaran koin . Kami hanya menukarkan dengan koin pecahan Rp. 10.000 dan 20.000. Tukar koinnya secukupnya saja karena kalau berlebih tidak bisa diuangkan kembali. Tadi pagi sempat mencuri dengar dari percakapan ibu-ibu di toilet kalau mie kocok di sini enak. Penasaran saya mencobanya, dan memang enak. Dari semalem kuliner di Bandung sepertinya belum ada yang mengecewakan. Dari tukeran koin saya beli tempe mendoan, ketoprak dan mie kocok (laper berat, semua dimakan)





Penjual makanannya ada di atas perahu


Menjajakan makanan khas Indonesia


Nah..ya..yuk sebelum ke Jepang main dulu ke Floating Market di Lembang Bandung. Yang beralamat di jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.



















  

Contact us

Nama

Email *

Pesan *